πββ¬ Pernyataan Yang Tepat Tentang Transfusi Darah Agar Tidak Terjadi
Selainitu darah yang ada dalam spuit akan membeku dan terpisah atas dua bagian jika tidak menggunakan larutan pencegah pembekuan, yaitu serum dan bekuan darah, dalam waktu 10-15 menit. Darah yang sudah membeku tidak mudah disuntikkan karena darah sudah membeku (Syaiful, 1999). 2.3.3 HIV Tidak Menular Melalui: a.
Leukositagranulosit adalah leukosit yang tidak memiliki granula di bagian plasmanya, contoh monosit, limfosit B, dan limfosit T. Trombosit; Trombosit atau keping darah adalah sel darah yang berbentuk kepingan dan tidak berinti. Trombosit berukuran 2-3 ΞΌ m dan berfungsi dalam proses pembekuan darah. Mekanisme pembekuan darah berlangsung
Tesgolongan darah diperlukan sebelum transfusi darah atau mendonorkan darah. Pemeriksaan ini juga dibutuhkan untuk memastikan pasien menerima jenis darah yang tepat selama atau setelah operasi. Apabila golongan darah pendonor dan resipien tidak cocok, penggumpalan darah serta penghancuran sel darah yang berbahaya dapat terjadi.
Pernyataanyang benat tentang Spermatogenesis dan Oogenesis ditunjukkan oleh Menstruasi Pada siklus menstruasi apabila tidak terjadi fertilisasi maka akan terjadi peristiwa . A. (1), (2) dan (3) B. (1), (2) dan (4) memeriksa darah sebelum melakukan transfusi darah Usaha untuk mencegah penularan virus HIV, dapat dilakukan dengan cara
Homeβ Kunci Jawaban. Pernyataan-pernyataan berikut ini mengenai sistem reproduksi pada perempuan. 1) estrogen dan progesteron sangat penting agar ovulasi terjadi, 2) estrogen cenderung menghambat produksi FSH oleh kelenjar pituitari anterior, 3) fertilisasi ovum oleh spermatozoa biasanya terjadi di uterus, 4) hormon LH sangat besar peranannya dalam produksi progesteron, 5) jumlah estrogen
Dalamsatu kali hubungan seks secara tidak aman dengan orang yang terinfeksi HIV dapat terjadi penularan. Walaupun secara statistik kemungkinan ini antara 0,1% hingga 1% (jauh dibawah risiko penularan HIV melalui transfusi darah) tetapi lebih dari 90% kasus penularan HIV/AIDS terjadi melalui hubungan seks yang tidak aman.
Koreksihipovolemia dengan pemberian cairan yang tepat (NaCL 0,9 %, ringer laktat, dextrose 5 % in saline), plasma expander (darah segar, plasma, haemacell atau bila tidak tersedia dengan dextran 70) dalam waktu 1/2 - 1 jam pertama 500 ml, bila tidak ada perbaikan tensi dan tidak ada overhidrasi, beri 1000 ml, tetes diperlambat dan diulang bila
Vektorpenghisap darah yang terinfeksi misalnya species Reduviidae (kutu berhidung mancung, kissing bugs), terutama berbagai species dari genera Triatoma, Rhodnius, Panstrongyluspada kotorannya ditemukan trypanosoma. Kutu ini membuang kotorannya pada saat mereka menghisap darah manusia atau mamalia lain sehingga terinfeksi karena kotoran segar
d plasma darah 4. Pernyataan yang tepat tentang transfusi darah agar tidak terjadi penggumpalan darah pada resipien adalah . a. resipien yang memiliki golongan darah A dapat menerima darah dari golongan A dan AB b. resipien yang memiliki golongan darah B dapat menerima darah dari golongan B dan AB
. 4. Pernyataan yang tepat tentang transfusi darah agar tidak terjadi penggumpalan darah pada resipien adalah .... Jawaban C. resipien yang memiliki golongan darah AB dapat menerima darah dari semua golongan Halaman 285 8. Pembuluh darah yang kaya dengan oksigen berasal dari paru-paru dan masuk ke serambi kiri adalah .... Jawaban B. vena pulmonalis 9. Tabel perbedaan pembuluh darah berikut ini yang benar adalah β¦. Jawaban A. Mengalirkan darah ke luar jantung, Mengalirkan darah menuju ke jantung 10. Pak Beni menderita sakit jantung. Berikut ini saran yang paling tepat diberikan kepada Pak Beni adalah .... Jawaban C. Pak Beni harus menjaga pola makan dengan menghindari makanan yang berlemak Penjelasan Tambahan Darah adalah cairan yang mengalir dalam sistem peredaran darah pada organisme multiseluler, termasuk manusia. Darah memiliki beberapa fungsi penting, seperti mengangkut oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh, mengangkut limbah dan karbondioksida ke ginjal dan paru-paru untuk dikeluarkan, dan menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit dalam tubuh. Darah terdiri dari plasma, sebagian besar air, dan sel-sel darah, yaitu sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit. Sel darah merah mengandung hemoglobin, protein yang membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Sel darah putih berfungsi sebagai sistem kekebalan tubuh, membantu melawan infeksi dan penyakit. Trombosit berperan dalam pembekuan darah. Ada empat tipe darah yang dikenal A, B, AB, dan O, yang ditentukan oleh jenis antigen yang ada pada permukaan sel darah merah. Sistem golongan darah ABO dan Rh merupakan sistem yang paling penting dalam transfusi darah.
Soal peredaran darah manusia berikut ini merupakan soal dan kunci jawaban dari buku paket ipa kelas 8 kurikulum 2013 yang terdiri atas 10 soal pilihan ganda dan 5 soal Soal Pilihan Ganda1. Pernyataan yang tepat tentang ciri-ciri komponen penyusun darah adalah β¦.A. Leukosit tidak memiliki inti sel, selnya memiliki bentuk yang tidak tetap atau bersifat ameboidB. Eritrosit memiliki inti sel, selnya berbentuk bulat pipih dan bagian tengahnya cekung bikonkafC. Plasma darah adalah cairan darah yang di dalamnya terdapat protein plasma dan zat terlarut lainnyaD. Trombosit memiliki inti sel dan bergranula, bentuk selnya beraneka ragam, bulat, oval dan memanjangJawaban C2. Pernyataan yang benar tentang sel darah putih adalah β¦.A. Leukosit jenis granulosit terdiri atas limfosit dan monosit, sedangkan leukosit jenis agranulosit terdiri atas eosinofil, basofil, dan netrofilB. Monosit terdiri atas sel T dan sel B, kedua sel tersebut berfungsi untuk imunitas dan kekebalan tubuhC. Basofil memiliki granula berwarna biru dan memiliki fungsi pada reaksi alergi, terutama infeksi cacingD. Fungsi utama dari sel darah putih adalah melawan kuman/bibit penyakit yang masuk ke dalam tubuh dan membentuk antibodiJawaban D3. Oksigen dalam darah akan diangkut oleh β¦.A. EritrositB. LeukositC. TrombositD. Plasma darahJawaban A4. Pernyataan yang terpat tentang transfusi darah agar tidak terjadi penggumpalan darah pada resipien adalah β¦.A. Resipien yang memiliki golongan darah A dapat menerima darah dari golongan A dan ABB. Resipien yang memiliki golongan darah B dapat menerima darah dari golongan B dan ABC. Resipien yang memiliki golongan darah AB dapat menerima darah dari semua golongD. Resipien yang memiliki golongan darah O dapat menerima darah dari golongan O dan ABJawaban C5. Perhatikan diagram proses pembekuan darah di bawah ini!Berdasarkan diagram di atas, X dan Y secara berturut-turut adalah β¦.A. Trombokinase/tromboplastin dan fibrinB. Fibrinogen dan trombokinase/tromboplastinC. Trombokinase/tromboplastin dan fibrinogenD. Trombokinase/tromboplastin dan protrombinJawaban D6. Perhatikan kelainan-kelainan berikut. Hipertensi Hipotensi Buta warna Arteriole Anemia StrokeYang merupakan gangguan yang terjadi pada sistem peredaran darah terdapat pada nomor β¦.A. 1, 2, 3, dan 4B. 1, 2, 4, dan 5C. 1, 2, 4, dan 6D. 1, 2, 5, dan 6Jawaban D7. Urutan peredaran darah yang benar adalah β¦.A. Seluruh tubuh β serambi kiri β bilik kiri β paru-paru β serambi kanan β bilik kanan β seluruh tubuhB. Seluruh tubuh β bilik kanan β serambi kanan β paru-paru β bilik kiri β serambi kiri β seluruh tubuhC. Seluruh tubuh β bilik kiri β serambi kiri β paru-paru β bilik kanan β serambi kanan β seluruh tubuhD. Seluruh tubuh β serambi kanan β bilik kanan β paru-paru β serambi kiri β bilik kiri β seluruh tubuhJawaban D8. Pembuluh darah yang kaya dengan oksigen berasal dari paru-paru dan masuk ke serambi kiri adalah β¦.A. AortaB. Vena pulmonalisC. Arteri pulmonalisD. Vena kava superiorJawaban B9. Tabel perbedaan pembuluh darah berikut ini yang benar adalah β¦. Pembuluh Nadi ArteriPembuluh Balik Vena darah ke luar jantungMengalirkan darah menuju ke terkena luka darah tidak akan memancarJika terkena luka darah akan ke luar darah kaya akan karbon dioksida CO2Umumnya darah kaya akan oksigen O2 katup sepanjang pembuluh darahHanya mempunyai satu katupJawaban A10. Pak Beni menderita sakit jantung. Berikut ini saran yang paling tepat diberikan kepada Pak Beni adalah β¦.A. Pak Beni harus mengurangi konsumsi minuman beralkohol dan mengurangi rokokB. Pak Beni harus berolaraga dengan keras untuk melatih kekuatan otot jantungC. Pak Beni harus menjaga pola makan dengan menghindari makanan yang berlemakD. Pak Beni harus mengonsumsi makanan bergizi tinggi serta tidak lupa mengonsumsi obatJawaban CB. Soal Essay1. Salah satu fungsi darah adalah mengangkut oksigen dan karbon dioksida. Ternyata, masih ada banyak fungsi darah yang lainnya. Sebutkan fungsi darah yang lainnya!Jawaban Fungsi darah dalam tubuh manusia Memasok oksigen ke sel-sel dan jaringan Mengangkut nutrisi dan hormon Mengatur suhu tubuh Menyembuhkan luka Membawa limbah tubuh ke ginjal dan hati Melawan penyakit2. Mengapa jumlah sel darah merah orang yang tinggal di dataran tinggi pegunungan lebih banyak daripada orang yang tinggal di dataran rendah pantai? Ingat bahwa pada daerah dataran tinggi tekanan udara dan kadar oksigennya lebih rendah apabila dibandingkan dengan dataran Jumlah sel darah merah orang yang tinggal di dataran tinggi pegunungan lebih banyak daripada orang yang tinggal di dataran rendah pantai karena kadar oksigen di daratan tinggi lebih rendah, sehingga tubuh memerlukan sel darah merah yang lebih banyak supaya hemoglobin pada sel darah merah dapat mengikat oksigen yang lebih banyak Jelaskan proses peredaran darah yang terjadi pada tubuh!Jawaban Peredaran darah pada manusia termasuk peredaran darah tertutup karena darah selalu beredar di dalam pembuluh darah. Setiap beredar, darah melewati jantung dua kali sehingga disebut peredaran darah darah ganda dibagi menjadi dua yaitu peredaran darah kecil dan peredaran darah besar. Peredaran darah kecil merupakan peredaran darah yang dimulai dari jantung bilik kanan menuju paru-paru kemudian kembali lagi ke jantung serambi kiri. Peredaran darah besar adalah peredaran darah dari jantung bilik kiri ke seluruh tubuh kemudian kembali ke jantung lagi serambi kanan.4. Bu Lani pergi ke dokter untuk melakukan pengecekan tekanan darahnya. Setelah dilakukan pengukuran tekanan darah, dokter mengatakan bahwa tekanan darah bu Lani pada saat ini adalah 110/90. Jelaskan maksud dari hasil pengukuran tekanan darah tersebut! Tuliskan jawabanmu dengan mengaitkan tekanan darah dengan kondisi pembuluh darah pada saat Tekanan darah memiliki dua nilai, yaitu tekanan sistol dan diastol. Tekanan sistol adalah tekanan di dalam pembuluh darah yang terjadi saat bilik menguncup sehingga darah dipompa ke seluruh tubuh. Tekanan diastol adalah tekanan di dalam pembuluh darah yang terjadi saat bilik mengembang maksimum atau tekanan darah di bilik rendah sehingga darah dari serambi masuk ke bilik. Angka 110 menandakan angka sistol. Angka 90 adalah angka Mengapa sebaiknya seseorang itu tidak merokok? Hubungkan dengan gangguan pada sistem peredaran darah!Jawaban Karena merokok dapat menyebabkan gangguan pada sistem peredaran darah. Pada seseorang yang merokok, asap rokok akan merusak dinding pembuluh darah. Kemudian nikotin yang terkandung dalam asap rokok akan merangsang hormon adrenalin yang akibatnya akan mengubah metabolisme lemak. Hormon adrenalin akan memacu kerja itu, merokok menyebabkan elstisitas pembuh darah berkurang, sehingga meningkatkan pengerasan pembuluh darah arteri dan meningkatkan faktor pembekuan darah yang memicu penyakit jantung dan stroke.
Transfusi darah adalah prosedur untuk menyalurkan darah kepada orang yang membutuhkannya, misalnya yang mengalami perdarahan hebat atau menderita kurang darah anemia. Komponen darah yang diberikan bisa seluruhnya atau sebagian, seperti trombosit atau plasma. Transfusi darah diutamakan pada pasien yang mengalami perdarahan akibat cedera, komplikasi operasi besar, atau penyakit kritis. Darah akan diberikan melalui infus di lengan. Darah yang ditransfusikan bisa dalam bentuk utuh whole blood atau hanya mengandung salah satu komponen darah, seperti Sel darah merah packed red cell/PRC Sel darah merah menjadi komponen darah yang paling sering ditransfusikan. Fungsi sel darah merah adalah mengalirkan oksigen dari jantung ke seluruh tubuh, serta membuang karbon dioksida. Trombosit thrombocyte concentrates/TC Trombosit berperan dalam menghentikan perdarahan. Faktor pembekuan cryoprecipitate Sama seperti trombosit, faktor pembekuan berperan dalam menghentikan perdarahan. Plasma darah fresh frozen plasma/FFP Plasma darah merupakan komponen cair pada darah, yang mengandung faktor pembekuan, protein, vitamin, kalsium, natrium, kalium, serta hormon. Tujuan dan Indikasi Transfusi Darah Transfusi darah diberikan bila pasien mengalami kekurangan salah satu atau seluruh komponen darah. Berikut adalah penjelasannya Transfusi sel darah merah atau PRC Anemia merupakan salah satu kondisi yang mendasari pasien perlu diberikan PRC. Penyakit atau kondisi yang dapat menyebabkan anemia sehingga membutuhkan transfusi sel darah merah adalah perdarahan atau thalasemia. Transfusi trombosit dan cryoprecipitate Transfusi trombosit dan cryoprecipitate dapat dilakukan pada pasien gangguan pembekuan darah, seperti kekurangan trombosit trombositopenia yang parah, atau disseminated intravascular coagulation DIC Transfusi FFP Transfusi FFP dibutuhkan oleh pasien yang mengalami infeksi berat, penyakit liver, atau luka bakar parah. FFP juga berisi faktor pembekuan sehingga dapat diberikan pada beberapa kasus perdarahan dan DIC. Peringatan dan Larangan Transfusi Darah Tidak ada larangan khusus pada tansfusi darah. Akan tetapi, dokter akan memberikan transfusi darah dengan hati-hati pada pasien gagal jantung, penumpukan cairan di dalam paru-paru edema paru, pernah mengalami alergi parah, dan hemokromatosis. Sebelum Transfusi Darah Sebelum transfusi darah, dokter akan menanyakan riwayat alergi dan transfusi sebelumnya, serta riwayat penyakit pasien. Selanjutnya, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan tanda-tanda vital, seperti tekanan darah dan denyut jantung. Setelah itu, dokter akan melakukan cek golongan darah. Dokter akan memberikan transfusi darah sesuai dengan golongan darah A, B, O, atau AB, serta rhesus pasien positif atau negatif. Dokter juga akan meminta pasien atau pendamping pasien untuk menandatangani lembar persetujuan tindakan informed consent transfusi darah. Prosedur Transfusi Darah Waktu yang diperlukan untuk transfusi darah dapat berbeda-beda, tergantung pada kondisi pasien dan jumlah darah yang hilang. Secara umum, proses transfusi darah dapat berlangsung selama 1β4 jam, atau bisa lebih cepat. Tahap-tahap yang dilakukan oleh dokter pada proses transfusi darah antara lain Meminta pasien untuk berbaring di tempat tidur Memasang infus di lengan pasien dan menghubungkan selang infusnya dengan kantung darah Menemani dan memantau pasien selama 15β30 menit pertama transfusi, untuk memastikan pasien tidak mengalami reaksi alergi Selama proses transfusi berlangsung, dokter akan memeriksa kondisi pasien secara berkala, termasuk memantau suhu tubuh, tekanan darah, dan detak jantung. Setelah Transfusi Darah Usai transfusi darah, dokter akan melepaskan selang yang sebelumnya dimasukkan ke pembuluh darah di lengan. Lengan tempat dimasukkannya jarum mungkin akan terasa nyeri dan tampak memar. Namun, keluhan tersebut umumnya hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari. Efek Samping dan Komplikasi Transfusi Darah Meski jarang terjadi, transfusi darah dapat menimbulkan sejumlah efek samping berikut 1. Demam Demam bisa terjadi ketika transfusi darah berlangsung atau beberapa hari setelahnya. Demam merupakan bentuk respons alami tubuh terhadap sel darah putih dari pendonor yang masuk ke dalam tubuh. Kondisi ini bisa ditangani dengan pemberian obat pereda demam. 2. Reaksi alergi Reaksi alergi yang timbul dapat berupa gatal-gatal, nyeri dada atau punggung, sulit bernapas, demam, mengigil, kemerahan di kulit, denyut jantung cepat, tekanan darah turun, dan mual. Jika reaksi alergi muncul saat transfusi darah berlangsung, dokter akan menghentikannya dan mengobati pasien. Selanjutnya, tergantung kondisi pasien, dokter akan mempertimbangkan apakah transfusi bisa dilanjutkan kembali atau harus diganti. 3. Anafilaksis Anafilaksis merupakan reaksi alergi yang berbahaya. Reaksi ini dapat muncul beberapa menit setelah transfusi darah dimulai, yang ditandai dengan pembengkakan di wajah dan tenggorokan, sesak napas, linglung, serta tekanan darah rendah. 4. Kelebihan zat besi Terlalu banyak jumlah darah yang ditransfusikan bisa menyebabkan kelebihan zat besi. Kondisi ini umumnya dialami penderita thalasemia yang sering membutuhkan transfusi darah. Kelebihan zat besi bisa mengakibatkan kerusakan organ, seperti jantung dan hati. 5. Cedera paru-paru Walaupun jarang, transfusi darah bisa merusak paru-paru. Kondisi yang juga disebut transfusion-related lung injury TRALI ini umumnya terjadi 2β4 jam setelah pasien menerima transfusi darah. 6. Kelebihan cairan akibat transfusi darah transfusion-associated circulatory overload Kondisi ini sering terjadi pada pasien yang memang sudah menderita gagal jantung dan gagal ginjal stadium akhir. Gejalanya berupa sesak napas parah dan pembengkakan di tungkai yang bisa timbul 6β12 jam setelah menerima transfusi. 7. Infeksi Penyakit infeksi, seperti HIV, hepatitis B, atau hepatitis C, dapat ditularkan melalui transfusi darah. Namun, komplikasi ini sangat jarang terjadi karena darah yang didonorkan sudah diperiksa terlebih dahulu. 8. Penyakit graft versus host Pada kondisi ini, sel darah putih yang ditransfusikan akan berbalik menyerang jaringan penerima. Penyakit ini tergolong fatal dan berisiko menyerang orang dengan daya tahan tubuh lemah, seperti penderita penyakit autoimun, leukemia, atau limfoma. 9. Acute immune hemolytic reaction Ketika darah yang diterima pasien tidak cocok, sistem kekebalan tubuh pasien akan menghancurkan sel darah yang ditransfusikan. Proses hancurnya sel darah ini disebut hemolisis. Pada kondisi ini, sel-sel darah yang sudah hancur akan melepaskan senyawa yang membahayakan ginjal. 10. Delayed immune hemolytic reaction Kondisi ini mirip dengan acute immune hemolytic reaction, hanya saja reaksinya lebih lambat, yaitu 1β4 minggu setelah transfusi. Reaksi tersebut dapat menurunkan jumlah sel darah secara perlahan sehingga penderita sering kali tidak menyadari gejalanya. Reaksi berupa pemecahan sel darah hemolisis, baik yang akut maupun tertunda delayed, lebih sering terjadi pada pasien yang pernah menerima transfusi darah sebelumnya. Segera ke dokter jika selama atau setelah menerima transfusi darah muncul gejala-gejala berikut Nyeri dada, sesak napas, atau timbul mengi Sakit kepala parah, mual, dan muntah Ruam atau biduran, serta bengkak di bibir, kelopak mata, atau lidah Demam tinggi Keringat dingin Urine berwarna gelap atau merah Perdarahan, nyeri, dan memar parah pada lengan yang diinfus Sakit pinggang yang parah
pernyataan yang tepat tentang transfusi darah agar tidak terjadi